Mengenal 5 Jenis Udang Budidaya Terbaik di Indonesia

Di akhir tahun kemarin, budidaya udang sempat menjadi pembicaraan banyak para pebisnis di sektor perairan karena banyaknya keuntungan yang didapat. Salah satunya adalah budidaya udang vanamei. Pendapatan yang diraih dari komoditas ini pun bisa dibilang fantastis yaitu mencapai 42 juta dalam sekali panen. wow bukan? 

Namun, perlu Anda diketahui bahwa budidaya udang bukan hanya vanamei saja tapi ada banyak jenis yang bisa dibudidayakan di negeri terincata ini. Apa sajakah itu? Simak 5 jenis udang budidaya terbaik di Indonesia.

1.Udang Vaname

Kenapa udang ini disebut lagi? ya karena udang jenis ini sedang menjadi primadona di kalangan para peternak udang. Dikenal dengan nama latinnya Litopenaeus Vannamei, hewan laut ini berasal dari Amerika Selatan. Dengan kualitas dagingnya yang bagus, daya tahannya yang baik terhadap iklim Indonesia, serta pertumbuhannya yang cepat, udang vaname bisa dibilang adalah udang dengan kualitas terbaik saat ini.

2. Udang Galah

Udang dengan ukuran yang terbilang besar ini memiliki ciri khusus yaitu memiliki kepala yang berbentuk kerucut, restrum melebar pada bagian ujungnya, bentuk udang galah memanjang dan melengkung ke atas. hewan ini biasanya berhabitat di perairan tawar air yang terbilang dangkal.

komoditas udang ini pun bisa terbilang menjajikan karena permintaannya bukan hanya dari pasar dalam negeri, dari luar juga terbilang “subur”. Oleh karena itu, udang ini dikategorikan menjadi budidaya yang terbaik.

3. Udang Windu

Dikenal dengan nama lainnya yaitu tiger giant, black tiger, ataupun prawn, udang windu merupakan jenis udang primadona di kalangan para peternak pada tahun 90’an. Dengan ukurannya yang besar, terntunya daging yang didapatkan pun banyak. 

Secara fisik, udang windu jantan dan betina pun memiliki ukuran dan bobot yang berbeda. udang windu jantan memiliki ukuran yang lebih kecil dengan panjang 25 cm dengan bobot hingga 100-200 gram. Sedangkan betinanya memiliki ukuran panjang hingga 33 cm dengan bobot sekitar 200-300 gram. 

4.Udang Jerbung

Udang yang dikenal dengan nama lainnya yaitu white shrimp atau udang putih ini, memiliki kulit yang berwarna putih dengan bintik yang berbeda-beda dan warna kaki yang merah. Daging dari hewan inipun terbilang memiliki banyak manfaat diantaranya yaitu membantu daya ingat, memperbaiki jaringan sel otak yang rusak dan rendah akan kolesterol. 

Udang ini memiliki 3 jenis yaitu:

A. Udang Bambu (bamboo shrimp) 

yakni jenis udang jerbung yang kenampakannya mirip pohon bambu. Tubuhnya bergaris-garis atau memiliki bercak merah dengan warna daging kekuningan.

B.  Udang peci (white shrimp)

yakni jenis udang jerbung yang memiliki daging berwarna putih dengan kulit berbintik hitam kecil. Jangan khawatir, bintik hitam ini bukan noda, ya.

C.  Udang pisang (banana shrimp) 

yakni jenis udang jerbung yang memiliki kulit luar berwarna kuning seperti pisang.

5. Udang Barong

Udang yang terakhir adalah udang barong atau yang lebih dikenal sebagai udang lobster. Memiliki nama latin Panulirus Versicolor, udang barong memiliki ukuran yang besar, kulit yang keras dan mempunyai habitat di sekitar karang. Udang barong pun memiliki 6 jenis yaitu diantaranya udang batu (Panulirus peniculatus), udang raja (P. longipes), udang rejuna (P. versicolor), udang jarak (P. polyphagus), udang pantung (P. homarus), dan udang ketangan (P ornatus). Udang ini merupakan komoditas yang potensial dan penting di hal ekspor karena permintaannya yang besar. 

smiley
yes

Dari kelima jenis udang budidaya diatas kira-kira mana yang akan anda pilih untuk dibudidayakan? saran saya sih lebih mengutamakan untuk melihat potensial mana yang paling bagus dari sektor permintaan dan harga yang menjanjikan. Selama mencoba 

Leave a Reply

css.php
Skip to toolbar